DPP RADINA Aceh Mengadakan MSIA Pertama di Bakongan Aceh Selatan

DPD Fachrul Razi, MIP

ACEH SELATAN – Dewan Rabithah Dinul Islam Aceh (DPP RADINA Aceh) mengadakan MSIA pertama di Aceh yang dilaksankan di Komplek Dayah Raudhatul Muna Bakongan Aceh Selatan, (15/6/2017).

Acara tersebut diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari seluruh Aceh. Para peserta yang mengikuti MSIA I akan mengikuti pelatihan pengenalan Indentitas Sejarah Aceh serta penguatan pemahaman Ahlusunnahwaljamah (ASWAJA) di Aceh.

Lismijar. MA selaku ketua DPP Radina Aceh mengatakan bahwa, acara RADINA I bertujuan untuk pengenalan kembali indentitas keacehan bagi generasi muda Aceh yang perlahan mulai terkikis oleh pengaruh globalisasi.

“Dengan RADINA kita perkuat aqidah Ahlunsunnah wal jamaah, dan dengan mengenal indentitas Bangsa Aceh kita bangkitkan lagi masa kebangkita Aceh sepertiq zaman para sultan dengan memperkuatkan aqidah ahlusunnah wal jamaaj di Aceh” ujar Lismijar.

Sementara itu, Pendiri RADINA Aceh Senator Facrul Razi, MIP mempertegaskan, “kembalikan marwah kejayaan Aceh dengan menegakkan Aswaja di Aceh” ujar Senator Fachrul Razi, Mip

Fachrul Razi yang juga Wakil Ketua Komite I DPD RI menambahkan, dirinya mengajak dan memotivasikan seluruh kader MSIA Aceh I untuk melanjutkan pendidikan hingaa jenjang s2 dan s3 karena dengan pendidikan yang berkualitas untuk membangun Aceh.

Untuk diketahui, Pengurus Radina Aceh akan memberikan pendidikan Madrasah Siasah Islamiyah (MSIA) bagi seluruh pemuda di seluruh Aceh, untuk MSIA perdana DPP Radina menggelar acara di Aceh Selatan yang berlangsung selama tanggal 15 juni hingga 18 juni mendatang, dan pada tanggal 21 Juni MSIA akan hadir di Kabupaten Aceh Utara.

Turut hadir dalam acara pembukaan MSIA I Aceh Selatan di komplek Dayah Raudhatul Muna Bakongan Aceh selatan, Senator Fachrul Razi, Mip, pengurus pusat Radina Aceh dan rombongan, Abi Khairuddin, Tgk Syawilzar, Lc, Tgk Ali Basyah Ketua Muna Aceh.

50 Total Views 1 Views Today

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*